Patut Dibaca! Inilah 17 Point Nasehat Motivatif Ust. Adnan Arsal Dalam Tausiyah Perdana di PPI “Amanah” Poso

AMC, Toini – Ketua Yayasan Wakaf Amanatul Ummah (YWAU), KH. Ust. Adnan Arsal, S.Ag memberikan tausiyah perdana di Ponpes Islam “Amanah” Putra Poso, Kamis, 12/7/2018.

Tausiyah perdana bertempat di masjid ponpes tersebut dimaksudkan untuk mengawali proses kegiatan di awal tahun pembinaan dan pendidikan 2018/2019.

Dalam tausiyahnya beliau banyak memberikan nasehat-nasehat kepada seluruh pengurus dan para santri berkisar seratus lima puluhan orang.

Berikut beberapa isi nasehat motivatif beliau yang berhasil kami susun menjadi 17 point ;

1. Banyaknya antusiasme orang tua santri mendaftarkan anaknya ke pesantren merupakan suatu tanda bahwa Allah SWT membuka pintu rahmat-Nya di Poso ini.

2. Santri bukan hanya utusan atau duta dari orang tua, namun mereka termasuk utusan dari daerah masing-masing untuk mempelajari agama Islam dan menjadi contoh di masyarakat.

3. Setelah selesai mempelajari dan mendalami Islam, ajaklah sanak saudara, tetangga dan masyarakat untuk sama-sama memahami dan mengamalkan Islam serta tunjukan prilaku ciri khas santri.

4. Semua fasilitas dunia yang Allah siapkan untuk kita semua kalau  hanya untuk urusan dunia, berarti kita menjadi orang sekuler.

5. Sekuler merupakan paham dunia untuk dunia. Mereka berpaham Kematian urusan belakang, setelah manusia meninggal, selesai persoalan.

6. Kalau kita mempersiapkan diri ke masa mendatang hanya untuk urusan dunia, bekerja untuk makan saja, sama dengan bintang.

7. Kita dititipkan oleh Allah hadir di dunia diberikan akal, panca indera dan ruhani agar digunakan sebagai potensi kekuatan besar untuk menuntut ilmu dan belajar.

8. Agama Islam memberi konsep bahwa menuntut ilmu dari kita lahir sampai ke liang lahat atau pendidikan sepanjang masa (long life education).

9. Orang tua mengharapkan anda menuntut ilmu di sini melalui proses pendidikan agar menjadi anak yang shaleh.

10. Mendidik orang menjadi shaleh adalah suatu pekerjaan yang tidak mudah. Membutuhkan pelatihan-pelatihan, pembiasaan-pembiasaan diri yang disiplin.

11. Kalau Alquran dihadapi tidak dengan serius dari pikiran dan nurani kita, maka tidak bisa menghafal Alquran.

12. Sekarang sudah waktunya orang tua dan anda untuk merenungi, saya mau manjadi apa? Kalau orang yang shaleh semua menyenangkan, dan menyenangkan orang tua.

13. Anda Berada pada satu posisi berada di jalan Allah (fie sabilillah). Orang yang menuntut ilmu termasuk berada di jalan Allah, bukan di jalan maksiat.

14. Mulai dari bangun tidur, gerakan tangan, kedipan mata atau aktivitas lainnya bahkan sakit ada semua pahalanya karena berada fie sabilillah. Disaat itu hidup anda diberkahi Allah, malaikat memberi naungan dengan sayap-sayapnya.

15. Kalau kita dalam fie sabilillah namun bermaksiat, tetap akan mendapatkan dosa. Semua aktivitas kita menjadi dosa.

16. Ketika anda masuk di pondok ini yang perlu diluruskan adalah niat. Saya mengerjakan ini karena Allah. Jika semua karena Allah, Insya Allah dapat pahala. Jangan sampai goyang!

17. Yang perlu menjadi perhatian, tanamkanlah rasa persaudaraan diantara anda semua. Ukhuwah kita persaudaraan yang hakiki dalam arti seiman. Jika kita dapat musibah, maka ditolong oleh yang lain.

Kegiatan yang dimulai setalah shalat maghrib hingga menjelang isya ini berjalan sukses dan lancar. Seluruh hadirin sangat antusias menyimak setiap nasehat motivatif yang disampaikan oleh Ketua YWAU, KH. Ust. Adnan Arsal, S.Ag tersebut. [Crw]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *