Simak Video Lengkapnya! Da’i MADINA Pusat Mengajak Untuk Selalu Ingat Kematian Pada Khutbah ‘Ied YWAU Poso

AMC, Poso – Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa Ilaaha Illallaahu Wallaahu Akbar, Allahu Akbar Walillaahilham. Gema takbir dan tahmid berkumandang di seantero dunia. Hari ini, bertepatan Jum’at (15/6/2018), hari yang dirindukan kaum muslimin telah tiba, hari ‘idul fitri. Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah dan puasa di bulan suci ramadhan, kini mereka merayakannya.

Kaum muslimin tumpah ruah memenuhi berbagai tanah lapang dan masjid. Satu persatu jama’ah berdatangan membawa sanak keluarga guna melaksanakan perintah Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam, rangakaian shalat ‘idul fitri.

Momentum persatuan umat ini benar-benar dirasakan oleh seluruh kaum muslimin, tidak terkecuali di Poso, Sulawesi Tangah. Mereka berbondong-bondong mendatangi tempat-tempat sholat ‘idil fitri yang telah disediakan panitia.

Salah satunya yang terdapat di Lapangan Kasintuwu Poso. Bertindak sebagai imam dan khatib di lapangan bola tersebut Ust. Oman Suratman, Lc. Beliau merupakan salah satu da’i Madina (Mejalis Dakwah Islam  Nusantara) pusat Jakarta yang sedang bertugas di Poso.

Tema yang diangkat pada khutbah tersebut berkenaan dengan kematian. Beliau mengingatkan firman Allah Subhanallahu Wa Ta’ala bahwa siapapun, dalam keadaan bagaimanapun, kematian pasti akan datang mendatangi manusia dimana dan kapan saja berada,

“Allah mengingatkan, ‘Kullu Nafsin Dzaaiqotul Maut’, setiap yang berjiwa pasti akan mengalami kematian”, tegasnya.

Beliau yang rutinitas hariannya juga sebagai narasumber program penyiaran dakwah di salah satu stasiun radio swasta ternama di kota Bekasi mengisahkan peristiwa dahsyatnya sakaratul maut yang dialami Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassalam dari jalur hadits riwayat Abdullah bin Mas’ud,

“Sakitnya dicabut nyawa setara dengan kambing yang dikelupas kulitnya dalam keadaan masih hidup. Rasulullah juga merasakan hal tersebut. Menurut riwayat Abdullah bin Mas’ud, sakitnya Nabi dua kali lipat dari pada yang kalian rasakan nanti“, tambahnya.

Ratusan jama’ahpun dengan penuh antusias, haru dan hikmatnya menyimak isi khutbah tersebut hingga usai. Di akhir ibadah, mereka saling berjabat tangan, berpelukan dan memaafkan. Kemudian kembali ke rumah mereka masing-masing melanjutkan silaturrahim dengan kaum muslimin lainnya.

Rangkaian shalat ‘ied yang dimulai pukul 07:00 hingga 08:00 WITA dengan kondisi cuaca mendung ini berlangsung lancar dan sukses. Mereka datang dari berbagai kecamatan di kabupaten Poso.

(Simak video selengkapnya ….. !
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=265078524055464&id=229313770965273)

Sebelumnya, dari famplet yang beredar di media sosial, khatib shalat ‘idul fitri di kompleks Gedung Olah Raga (GOR) Poso ini merupakan khatib yang juga ditugaskan oleh Yayasan Wakaf Amanatul Ummah (YWAU) Poso pimpinan Ust. KH. Adnan Arsal, S.Ag.

Pada tahun ini, YWAU melalui Bidang Dakwah menugaskan khatib shalat ‘idul fitri tersebar di tiga kabupaten Sulawesi Tengah, meliputi Poso, Tojo Una Una dan Morowali. [Crw]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *